Profil

Profil Kampus

  • Profil Universitas Cendekia Abditama (UCA) berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia NO : 1037/M/2020 tertanggal 26 November 2020 adalah Universitas yang lahir hasil penggabungan antara Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Cendekia Abditama (STTC) yang dikelola oleh Yayasan Cendekia Abditama dengan Akademi Keperawatan Islamic Village yang dikelola oleh Yayasan Islamic Village. Berdasarkan SK tersebut Universitas Cendekia Abditama (UCA) mempunyai 7 Program Studi untuk program Diploma 3 dan Sarjana serta Profesi dalam tiga Fakultas, yaitu: Universitas Cendekia Abditama (UCA) berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia NO : 1037/M/2020 tertanggal 26 November 2020 adalah Universitas yang lahir hasil penggabungan antara Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Cendekia Abditama (STTC) yang dikelola oleh Yayasan Cendekia Abditama dengan Akademi Keperawatan Islamic Village yang dikelola oleh Yayasan Islamic Village. Berdasarkan SK tersebut Universitas Cendekia Abditama (UCA) mempunyai 7 Program Studi untuk program Diploma 3 dan Sarjana serta Profesi dalam tiga Fakultas, yaitu:


    1. Fakultas Teknik, yang teridiri dari 2 program studi yaitu S1-Teknik Informatika (Terakreditasi B) dan S1-Teknik Elektro (Terakreditasi B)
    2. Fakultas Ilmu Keperawatan, yang teridiri dari 3 program studi yaitu D3-Keperawatan (Terakreditasi B), S1-Keperawatan (Terakreditasi) dan Pendidikan Profesi Ners (Terakreditasi)
    3. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, yang teridiri dari 2 program studi yaitu S1-Bisnis Digital (Terakreditasi) dan S1-Akuntansi (Terakreditasi)

    Universitas Cendekia Abditama semakin memantapkan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia. Dalam perkembangan sektor riil yang sangat bergantung pada pemanfaatan teknologi informasi, Universitas Cendekia Abditama berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi untuk turut berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa. Hal ini tentunya harus diiringi dengan pengabdian dan dedikasi tenaga pengajar, komitmen yayasan dan pimpinan, pengadaan fasilitas pembelajaran serta kepercayaan penuh dari masyarakat. Secara spesifik, cita-cita dan komitmen Universitas Cendekia Abditama untuk turut serta menciptakan masyarakat berbasis pengetahuan telah dituangkan dalam visi dan misi Universitas. Hal ini kemudian menjadi haluan aktivitas seluruh civitas akademika yang bernaung di bawah bendera Universitas Cendekia Abditama.


    Ketujuh program studi tersebut memiliki komitmen untuk menghasilkan sarjana pada bidangnya sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Universitas Cendekia Abditama memiliki visi dan misi yang dijabarkan dalam sebuah kerangka kerja Rencana Strategis. Rencana Strategis ini disusun dengan mempertimbangkan seluruh potensi yang dimiliki, ragam permasalahan yang dihadapi serta berbagai isu strategis dan perubahan lingkungan baik internal maupun eksternal.


    Kolaborasi beberapa disiplin imu dari ke tujuh program studi di Universitas Cendekia Abditama dapat memberi peran dalam kehidupan bermasyarakat , misalnya, saat ini pemanfaatan IT khusunya Artificial Inteligence (AI) dalam kehidupan manusia untuk berbagai sektor mejadi keharusan. Mengintegrasikan teknologi Artificial Inteligence (AI) ke dalam industri medis memungkinkan banyak kemudahan, termasuk otomatisasi tugas-tugas dan analisis data pasien dalam jumlah besar demi perawatan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih terjangkau. Contohnya medical imaging yang memanfaatkan teknologi computer vision dapat membantu mendeteksi penderita pneumonia dan kanker lebih cepat dan akurat. Di Indonesia, fungsi AI masih terbatas ke deteksi dan monitoring. Belum terlalu advance, seperti di negara maju. Dan ini menjadi tantangan UCA untuk dapat berperan serta dalam mewujudkannya.

    Kolaborasi beberapa disiplin imu dari ke tujuh program studi di Universitas Cendekia Abditama dapat memberi peran dalam kehidupan bermasyarakat , misalnya, saat ini pemanfaatan IT khusunya Artificial Inteligence (AI) dalam kehidupan manusia untuk berbagai sektor mejadi keharusan. Mengintegrasikan teknologi Artificial Inteligence (AI) ke dalam industri medis memungkinkan banyak kemudahan, termasuk otomatisasi tugas-tugas dan analisis data pasien dalam jumlah besar demi perawatan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih terjangkau. Contohnya medical imaging yang memanfaatkan teknologi computer vision dapat membantu mendeteksi penderita pneumonia dan kanker lebih cepat dan akurat. Di Indonesia, fungsi AI masih terbatas ke deteksi dan monitoring. Belum terlalu advance, seperti di negara maju. Dan ini menjadi tantangan UCA untuk dapat berperan serta dalam mewujudkannya.